Penanggulangan Covid 19 di Kabupaten Karangasem, Rabu, 13 Mei 2020

Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, selaku koordinator Satgas Bidang Kesehatan Penanganan Covid-19, bahwa pada hari ini Rabu, 13 Mei 2020 pukul 15.00 wita, Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Karangasem dapat menyampaikan perkembangan penanganan Covid 19 di Kabupaten Karangasem sebagai berikut :

  1. Update Kasus
  2. Hari ini terdapat penambahan kasus sebanyak 1 (satu) kasus, sehingga jumlah komulatif pasien positif adalah 21 orang,  Sampai saat ini 12 orang sudah dinyatakan sembuh dan 9 orang masih dalam perawatan (Bapelkesmas Denpasar).
  3. Jumlah kumulatif pasien positif asal Kabupaten Karangasem terkonfirmasi saat kedatangan  di Bali dan langsung ditangani di Denpasar sebanyak 8 orang, saat ini keseluruhan telah dinyatakan sembuh
  4. Secara keseluruhan jumlah kasus COVID -19 yang terkonfirmasi positif berasal dari Kabupaten Karangasem sebanyak 29 orang dan saat ini 20 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh.
  5. Tidak ada pasien yang meninggal karena Covid-19.
  6. Tidak ada penambahan ODP (orang dalam pemantauan), jumlah kumulatif ODP  sebanyak 82 orang: 8 orang masih dalam pemantauan sedangkan 74 orang dinyatakan telah selesai pemantauan.
  7. Terdapat penambahan PDP (pasien dalam pengawasan) sebanyak 1 orang sehingga jumlah kumulatif PDP sebanyak 16 orang, dimana 15 orang telah dinyatakan selesai pengawasan/Discarded.
  8. Tidak ada penambahan OTG (orang tanpa gejala)/kontak erat sehingga jumlah kumulatif OTG sebanyak 410 orang.
  9. Hingga hari ini jumlah pelaku perjalanan tercatat 1.099 orang,dimana 173 orang masih dalam pemantauan dan melaksanakan isolasi mandiri.
  10. Karantina terpusat (tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem) sebanyak 404 dimana sebanyak 177 orang masih dalam pemantauan dan sebanyak 227 telah selesai pemantauan
  11. Hari ini dilaksanakan Rapid test ke II:
  12. Pada 135 orang di Padangkerta Kaler hasilnya semua non reaktif
  1. Update Kebijakan:-
  2. Himbauan
  3. Mengingat ditemukan kasus orang tanpa gejala, Untuk memutus rantai penyebaran virus Corona maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi. Pertama, yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan dari orang lain.
  4. Untuk menghindari penularan virus Corona maka kita harus disiplin/rajin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menempel pada tangan akan lebih mudah larut melalui sabun dan air mengalir.
  5. Hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. Karena tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh.
  6. Selain itu bagi rekan-rekan pelaku perjalanan/pekerja migran Indonesia, agar setelah menjalani masa karantina diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah.

Bahwa besok 14 Mei 2020 Pembatasan Wilayah / Karantina di Padangkerta Kaler telah dinyatakan selesai.