1. Pemantauan dilaksanakan setiap hari yang diikuti oleh Tim COVID-19 Kabupaten Karangasem mulai dari pemantauan perkembangan COVID-19 Provinsi Bali maupun Kabupaten Karangasem, data Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem yang di data oleh tim Satgas kecamatan dan terinput di Posko Sekretariat COVID-19 Kabupaten Karangasem serta perkembangan kasus COVID-19 Kabupaten Karangasem mulai dari kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Pelaku Perjalanan, Konfirmasi dan Meninggal.

2. kegiatan pelatihan di UPTD BLK Karangasem hari Jumat, 30 Oktober 2020 sebagai berikut:

a. Program Pembuatan Roti&Kue, peserta 16 orang

b. Program Desain Grafis, peserta 16 orang

c. Program Instalasi Listrik, peserta 16 orang

d. Program Commercial Cookery, peserta 16 orang

5. Program F & B Service, peserta 16 orang

e.Progran Teknisi Refrigerasi, peserta 16 orang

f. Program Teknisi Sepeda Motor, peserta 16 orang

Kegiatan :

– Seluruh siswa cuci tangan dan cek suhu sebelum memasuki kelas

– Tetap menggunakan masker selama kegiatan

– Kegiatan teori dan praktek dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan

3. Update Jumlah Kasus COVID-19 di Kabupaten Karangasem, 1 Maret 2020 s/d 30 Oktober 2020

STATUS KASUS SEMBUH
KASUS SUSPEK 401 390
KASUS PROBABLE 244 191
KASUS KONFIRMASI 931 835
KONTAK ERAT   4158 3998
PELAKU PERJALANAN   1099 1099
PMI KARANTINIA BERKELOMPOK   1030 1030
MENINGGAL KASUS PROBABLE 53
MENINGGAL KASUS KONFIRMASI 49

Pesan untuk Masyarakat :

  1. Satgas menghimbau kepada warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri atau isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri sendiri, dengan penuh disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan masyarakat.
  2. Sesuai Pedoman kerahasiaan dan perlindungan data dalam penanggulangan COVID-19 bahwa data pasien khususnya terkait data pribadi meliputi identitas individu seperti nama, alamat, nomor telepon dan data pribadi yang dapat mengidentivikasi seseorang dan keluarganya tidak boleh diungkap kepada pihak ketiga untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan data.
  3. Satgas menghimbau kepada seluruh masyarakat Bali, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaannya karena penyebaran COVID-19 menunjukkan tren peningkatan di tingkat nasional.  COVID-19 bukan sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi.
  4. Masyarakat juga diminta untuk terus mengikuti ajakan dan himbauan dari Pemerintah untuk mengatur jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi fisik sekaligus mengurangi aktivitas- aktivitas di luar rumah.
  5. Dihimbau juga kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten / Kota), segenap Unsur TNI, Polri dan lembaga-lembaga lainnya yang sedang bergotong royong melakukan upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19.

Laporan Kecamatan