Pemantauan Perkembangan data COVID-19 di Kabupaten Karangasem

08:00 – 18:00 WITA

Tim Sekretariat COVID-19 Kabupaten Karangasem

  1. Pemantauan dilaksanakan setiap hari yang diikuti oleh Tim COVID-19 Kabupaten Karangasem mulai dari perkembangan COVID-19 Provinsi Bali maupun Kabupaten Karangasem, data Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem yang di data oleh tim Satgas kecamatan dan terinput di Posko Sekretariat COVID-19 Kabupaten Karangasem serta perkembangan kasus COVID-19 Kabupaten Karangasem mulai dari kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), Pelaku Perjalanan, Konfirmasi dan Meninggal.

Update Jumlah Kasus COVID-19 di Kabupaten Karangasem, 1 Maret 2020 s / d 1 November 2020

STATUS KASUS SEMBUH
KASUS SUSPEK 413 401
MUNGKIN KASUS 247 191
KASUS KONFIRMASI 941 844
KONTAK ERAT   4166 4021
PELAKU PERJALANAN   1099 1099
PMI KARANTINIA BERKELOMPOK   1030 1030
MUNGKIN MENINGGAL KASUS 53
MENINGGAL KASUS KONFIRMASI 49

Keterangan:

STATUS PENJELASAN
Kasus Suspek Seseorang dikatakan memiliki kasus suspek apabila megalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), demam (lebih dari atau sama dengan 38 derajat celcius ) atau dirawat demam; dan disertai salah satu gejala atau tanda penyakit pernapasan, selain itu, pada14 hari terakhir memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di Negara/Wilayah Indonesia yang terdapat kasus konfirmasi Covid-19 dan atau memiliki riwayat kontak dengan kasus Probable/kasus konfirmasi Covid-19, anda juga dikatakan berstatus kasus suspek apabila mengalami ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan pengobatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain yang mendasari timbulnya gejala Covid-19.  
Kasus Probable Kasus Probabe adalah kasus suspek dengan ISPA berat atau akut Respiratory Disease system (ARDS) atau meninggal dunia dengan diagnosis yang diyakini sebagai Covid-19. Namun, belum ada hasil pemeriksaan laboratorium Rapid Test (RT) dan Polymerase Chain Reaction (PCR) swab test.  
KASUS KONFIRMASI Seseorang dapat dikategorikan dalam kasus konfirmasi apabila ia positif terinfeksi virus Covid-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium rapid test dan PCR. Kasus konfirmasi dibagi menjadi 2 jenis, yakni kasus knfirmasi dengan gejala (simtomatik) dan kasus konfirmasi tanpa gejala (asimtomatik).  
  1. Pesan untuk Masyarakat :
  2. Satgas menghimbau kepada warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri atau isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimal 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri sendiri, dengan penuh disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan masyarakat.
  3. Sesuai Pedoman kerahasiaan dan perlindungan data dalam penanggulangan COVID-19 bahwa data pasien khususnya terkait data pribadi meliputi identitas individu seperti nama, alamat, nomor telepon dan data pribadi yang dapat mengidentivikasi seseorang dan keluarganya tidak boleh diungkap kepada pihak ketiga untuk menjamin kerahasiaan dan keamanan data.
  4. Satgas menghimbau kepada seluruh masyarakat Bali, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaannya karena penyebaran COVID-19 menunjukkan tren peningkatan di tingkat nasional. COVID-19 bukanlah sesuatu yang ditanggapi dengan remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi.
  5. Masyarakat juga melayani untuk terus mengikuti ajakan dan himbauan dari Pemerintah untuk membina jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi sekaligus mengurangi aktivitas- aktivitas di luar rumah.
  6. Dihimbau juga kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten / Kota), segenap Unsur TNI, Polri dan lembaga-lembaga lainnya yang sedang bergotong royong melakukan upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19.
Unduh Unduh