Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, selaku koordinator Satgas Bidang Kesehatan Penanganan Covid-19, menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Karangasem pada hari Senin, 4 Mei 2020 pukul 15.00 wita.
I. Update Kasus

  1. Jumlah kumulatif pasien positif 20 orang (ada penambahan 2 orang kasus konfirmasi). Tambahan 2 kasus konfirmasi ini, merupakan pelaku perjalanan dan melakukan karantina mandiri. Kedua kasus telah diisolasi di Bapelkes Denpasar.
    Hari ini, tidak ada tambahan kasus yang dinyatakan sembuh,
  2. Jumlah kumulatif pasien positif asal Kabupaten Karangasem terkonfirmasi saat kedatangan di Bali dan langsung ditangani di Denpasar sebanyak 8 orang: 2 orang masih dalam perawatan (RSPTN Udayana), 1 orang masih menjalani karantina di Bapelkes Denpasar dan 5 orang sudah dinyatakan sembuh.
    Hari ini, tidak ada tambahan kasus yang dinyatakan sembuh,
  3. Tidak ada pasien yang meninggal karena Covid-19.
  4. Ada penambahan ODP (orang dalam pemantauan) sebanyak 1 orang sehingga jumlah kumulatif ODP sebanyak 79 orang: 9 orang masih dalam pemantauan (7 orang masih menjalani perawatan di RSUD Karangasem dan 2 orang isolasi mandiri).
  5. Tidak ada penambahan PDP (pasien dalam pengawasan) sehingga jumlah kumulatif PDP sebanyak 15 orang (semua sudah selesai pengawasan/Discarded).
  6. Ada penambahan OTG (orang tanpa gejala)/kontak erat sebanyak 39 orang (hasil tracing kasus Kubu, Padangkerta dan Bebandem) sehingga jumlah kumulatif OTG sebanyak 401 orang terdiri dari:
    • 324 orang isolasi mandiri
    • 8 orang (PCR I negatif) isolasi di tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten karangasem (sebelumnya diisolasi di BLK Pering Gianyar)
    • 69 orang selesai pemantauan.
  7. Hingga hari ini jumlah pelaku perjalanan tercatat 1.086 orang (tidak ada penambahan): 242 orang masih dalam pemantauan dan melaksanakan isolasi mandiri.
  8. Karantina terpusat (tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem) sebanyak 104 orang terdiri dari:
    • 89 orang PMI (tidak ada tambahan PMI yang baru datang), terpantau dalam keadaan sehat.
    • 8 orang OTG (penegembangan kasus Padangkerta dengan hasil PCR I negatif yang sebelumnya di isolasi di BLK Pering Gianyar), terpantau dalam keadaan sehat
    • 7 orang pasien sembuh yang perlu karantina lanjutan,, terpantau dalam keadaan sehat
  9. Hari ini dilaksanakan Rapid test ke I:
    • Pada 32 orang OTG/kontak erat (tracing kasus Kubu) hasilnya
    31 orang non reaktif
    01 orang reaktif
    • Pada 7 orang OTG/kontak erat (tracing kasus Bebandem dan Padangkerta) hasilnya semua non reaktif.

II. Update Kebijakan:-
III. Himbauan

  1. Mengingat ditemukan kasus orang tanpa gejala, Untuk memutus rantai penyebaran virus Corona maka perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi. Pertama, yakni bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan dari orang lain.
  2. Untuk menghindari penularan virus Corona maka kita harus disiplin/rajin untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menempel pada tangan akan lebih mudah larut melalui sabun dan air mengalir.
  3. Hindari menyentuh bagian wajah terutama hidung, mulut dan mata setelah menyentuh benda tertentu dan sebelum mencuci tangan. Karena tiga indera dalam tubuh kita tersebut akan memudahkan bagi virus corona untuk masuk ke tubuh.
  4. Selain itu bagi rekan-rekan pelaku perjalanan/pekerja migran Indonesia, agar setelah 14 hari menjalani masa karantina diharapkan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah.