Humas Karangasem – Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa akhirnya melepas 15 PMI yang sebelumnya menjalani karantina di SKB Jasri. Mereka dipulangkan setelah rapid test terakhir sudah menunjukan hasil non reaktif. Dari 15 orang PMI dipulangkan , sekarang SKB Jasri tinggal ditempati 32 PMI.

Sebelum dipulanhgkan Bupati Mas Sumatri sempat menyampaikan beberapa hal penting kepada para PMI. Setelah dipulangkan mereka diharapkan tetap melakukan seluruh anjuran pemerintah. Seperti menerapkan pola hidup sehat, disiplin memakai masker , rajin cuci tangan dan hindari keramaian. Selain itu, mereka harus melapor ke Satgas Desa dan melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Meskipun hasil rapid tes negatif, kondisi kesehatan mereka tetap masih dalam pantauan.

“Tujuannya tentu untuk memutus rantai penyebaran Covid – 19,” jelas Mas Sumatri, Sabtu (16/5/2020).

Sementara, terhadap hasil rapid test yang menunjukan hasil reaktif terhadap 1 orang PMI, Bupati Mas Sumatri menegaskan kepulangannya ditunda sementara sambil menunggu evaluasi tim survailans.

Bupati Mas Sumatri mengatakan tetap akan memberikan perhatian serius kepada PMI yang sudah dipulangkan maupun yang masih menjalani karantina. Para PMI yang masih menjalani karantina diharapka tetap disiplin mengikuti masa karantina dengan baik.

“Jangan melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri atau pun orang banyak,” ucapnya.

Bupati Mas Sumatri berjanji, PMI yang menunggu giliran kembali ke kampung halamannya, jika sudah mengikuti masa karantina sesuai prosedur kemudian hasil rapid test terakhir menunjukan hasil non reaktif, mereka juga akan dipulangkan.

Sesuai data terakhir Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Karangasem, jumlah PMI yang masih menjalani karantina sebanyak 259 orang dari total pertanggal 16 Mei 2020 sebanyak 520 PMI.

Para Pekerja Migran ini diantaranya, 40 orang menjalani karantina di Hotel Ramayana Sengkidu, 80 orang di Hotel Puri Bagus Candidasa,65 orang di Villa Taman Surgawi Ujung, 5 orang di Lotus Bungalows, 37 orang di Hotel Babyshore, sisanya 32 orang masih di SKB Jasri.